Ratih Purwasih - Mau apa lagi

Apa salahku pada dirimu akhir-akhir ini
Semua yang engkau mau,
Semua yang kau inginkan, telah ku turuti

Tapi-tapi mengapa semua selalu salah bila di depan matamu
Harus ku bagaimana harus berbuat apa
Hingga engkau tak marah

Engkau berubah, memang berubah jauh di mataku
Bicaramu tak lain menganggapku tak pantas
Jadi pendampingmu

Mengapa kau katakan setelah kau miliki
Apa yang engkau inginkan
Dulu susah kau sayang, kini senang kau bilang
Aku tak pantas lagi

Sudah, sudah tak cinta mau apa lagi
Sudah, sudah tak sayang harus apa lagi
Wajah ku tak mungkin lagi kembali s’perti muda dulu
Namun hatiku ini sama seperti dulu

Engkau berubah, memang berubah jauh di mataku
Bicaramu tak lain menganggapku tak pantas
Jadi pendampingmu

Mengapa kau katakan setelah kau miliki
Apa yang engkau inginkan
Dulu susah kau sayang, kini senang kau bilang
Aku tak pantas lagi

Sudah, sudah tak cinta mau apa lagi
Sudah, sudah tak sayang harus apa lagi
Wajah ku tak mungkin lagi kembali s’perti muda dulu
Namun hatiku ini sama seperti dulu

Dina Mariana - Si dia

Depan kaca ku bergaya
Salah tingkah tak karuan
Surat cinta dari dia
Ku terima hari ini

Kata cintanya semanis madu
Membuat hati berbunga-bunga

Di mata, ada si dia
Di dada, ada si dia
Di dinding kamar hingga di awan
Dia terbayang-bayang

Di baju, ada si dia
Di buku, ada si dia
Disana sini, tergambar dia
Membuat ku jatuh cinta, padanya,
Oh oh, padanya

Tantowi Yahya - Selamat tinggal

Kasih apakah salahku
Begitu kejam perlakuanmu
Kasih teganya hatimu
Membuatku menderita

Kau cumbu dengan mesra
Sahabat karibku
Kau khianati cinta suciku

Selamat tinggal kasihku dan sayangku
Ku pergi takkan kembali
Selamat tinggal kasihku dan sayangku
Semoga kau bahagia di sisinya

Kau cumbu dengan mesra
Sahabat karibku
Kau khianati cinta suciku

Selamat tinggal kasihku dan sayangku
Ku pergi takkan kembali
Selamat tinggal kasihku dan sayangku
Semoga kau bahagia di sisinya