Bob Tutupoli - Maafkan diriku

Malam itu kita bertemu
Engkau tersenyum padaku
Dengan cara yang menggoda hatiku
Seolah engkau ingin berdua denganku

Mengapa diriku merasa
Engkau pasti jatuh cinta
Ternyata hanya tata cara
Pribadimu sayang sederhana

Kemerenung seorang diri
Semuanya kusesalkan
Semoga kau mau menyadari
Dan salahku kau maafkan

Malam itu kita bertemu
Engkau tersenyum padaku
Dengan cara yang menggoda hatiku
Seolah engkau ingin berdua denganku

Mengapa diriku merasa
Engkau pasti jatuh cinta
Ternyata hanya tata cara
Pribadimu sayang sederhana

Kemerenung seorang diri
Semuanya kusesalkan
Semoga kau mau menyadari
Dan salahku kau maafkan
Dan salahku kau maafkan

Vina Panduwinata - Sungguh

Bila malam datang sunyi sendu
Kuteringat dirimu
Kisah-kisah kita
Dan janji cinta bersama

Namun kini semua jadi cerita
Pengisi nostalgia
Kuminta kau juga
Semua ini bisa jadi nyata

Hanya satu yang ku sayang dengan pasti
Sungguh ku cinta padamu
Tak dapat ku pungkiri
Semua rahasia ini lagi
Memang tak semudah kau ucap kata
Tapi kesungguhan cinta berdua
Sudah lama cinta bersemi
Kian terasa sejuk di dada

Hanya satu yang ku sayang dengan pasti
Sungguh ku cinta padamu
Tak dapat ku pungkiri
Semua rahasia ini lagi
Memang tak semudah kau ucap kata
Tapi kesungguhan cinta berdua
Sudah lama cinta bersemi
Kian terasa sejuk di dada

Hanya satu yang ku sayang dengan pasti
Sungguh ku cinta padamu
Tak dapat ku pungkiri
Semua rahasia ini lagi
Memang tak semudah kau ucap kata
Tapi kesungguhan cinta berdua
Sudah lama cinta melanda
Kehidupan kita berdua..
Sungguh

Sungguh

Vina Panduwinata - Rasa sayang itu ada

Ku tak mampu untuk bicara
Terlebih mengungkapkan
Semua yang kini
Aku rasakan

Dan ku tak mampu terus begini
Karena setiap kali
Ku pejamkan mata
Terbayang wajahmu

Bila ku coba
Lupakan segala tentang dirimu
Tetapi entahlah kenyataannya
Ku tak mampu..

Rasa sayang itu ada di hatiku
Rasa rindu pun tlah tumbuh menggodaku
Entah harus bagaimana memulainya kasih
Ku jatuh cinta kepadamu

Sekali lagi
Aku tak mampu
Haruskah angan kita yang indah
Hanyalah tersimpan di hati

Telah kucoba
Lupakan segala tentang dirimu
Tetapi entahlah kenyataannya
Ku tak mampu

Rasa sayang itu ada di hatiku
Rasa rindu pun tlah tumbuh menggodaku
Entah harus bagaimana memulainya kasih
Ku jatuh cinta kepadamu

Rasa sayang itu ada di hatiku
Rasa rindu pun tlah tumbuh menggodaku
Entah harus bagaimana memulainya kasih
Ku jatuh cinta kepadamu

Tommy J Pisa - Senyum harapan

Sambutlah kehadiranku ini
Tak sabar kumenanti lagi
Hanyalah padamu kan ku dapati
Segala yang ku cari

Dikaulah yang menjadi impianku
Selama ku pergi jauh
Lama sudah ku menunggu rindu
Belaian kasih sayangmu

Bersama sang matahari
Bersinar di kala pagi
Ku datang untukmu kasih

Bersama sang matahari
Bersinar di kala pagi
Ku datang untukmu kasih

Terimalah cinta kasihku sayang
Walau tak seindah impian
Berikan padaku senyum harapan
Awal kebahagiaan
Awal kebahagiaan

Tommy J Pisa - Dia diantara kita

Walaupun langkah ini terus berlalu
Mencari ketenangan dalam kalbu
Hati yang luka jiwa merana
Sejak penghalang cinta melanda

Harta dan paras rupa silaukan mata
Hingga merubah segala-galanya
Ayah dan bunda ku punya rasa
Membuat aku tiada berdaya

Duhai pujaan hatiku
Disangkar emas pasti kau pilu
Ikrar janji kita dulu
Tak akan goyah jangan kau ragu

Antara aku engkau dan dia
Mampu menghalau ranjau berduri
Hanyalah doa tulus dan murni
Semoga kegagalan cinta tak menyiksa diri
Sabarkan dihati

Kasih..
Jangan kau tinggalkan aku
Cinta suciku
Takkan padam selamanya

Duhai pujaan hatiku
Disangkar emas pasti kau pilu
Ikrar janji kita dulu
Tak akan goyah jangan kau ragu

Antara aku engkau dan dia
Mampu menghalau ranjau berduri
Hanyalah doa tulus dan murni
Semoga kegagalan cinta tak menyiksa diri
Sabarkan dihati

Antara aku engkau dan dia
Mampu menghalau ranjau berduri
Hanyalah doa tulus dan murni
Semoga kegagalan cinta tak menyiksa diri
Sabarkan dihati

Tommy J Pisa - Tragedi pengantin remaja

Senja itu langit hitam kelam
Tlah tercatatlah kisah putra gadis
Dua anak manusia yang dilanda cinta
Yang tiada restu dari orang tuanya

Sumpah janji sehidup semati
Walau usia dini tak perduli
Kisah asmara berdarah, cinta duka cita
Di jalan berenang di atas rahmat jiwa

Salah siapa ini dosa siapa
Tak perlu bertanya semua ini sudahlah terjadi
Salah siapa ini dosa siapa
Jawabnya ada di atas sana
Oh Tuhan..

Surat jingga untuk ayah bunda
Mohon dimaafkan jalan sesatnya
Kini pengantin remaja tlah tiada lagi
Tlah ditelan luka terbalut derita

Salah siapa ini dosa siapa
Tak perlu bertanya semua ini sudahlah terjadi
Salah siapa ini dosa siapa
Jawabnya ada di atas sana
Oh Tuhan..
Oh Tuhan..

Salah siapa ini dosa siapa
Tak perlu bertanya semua ini sudahlah terjadi
Salah siapa ini dosa siapa
Jawabnya ada di atas sana
Oh Tuhan..

Tuhan..
Tuhan..
(Tuhan, ampunilah dosa-dosanya)

Koes Plus - Diana

Di gunung tinggi ku temui
Gadis manis putri paman petani
Cantik menarik menawan hati
Diana namanya manja sekali

Waktu aku mengikat janji
Ku belikan cincin permata jeli
Tapi apa yang ku alami
Paman petani marah ku dibenci

Diana Diana kekasihku
Bilang pada orang tuamu
Cincin yang permata jeli itu
Tanda cinta kasih untukmu

Waktu aku mengikat janji
Ku belikan cincin permata jeli
Tapi apa yang ku alami
Paman petani marah ku dibenci

Diana Diana kekasihku
Bilang pada orang tuamu
Cincin yang permata jeli itu
Tanda cinta kasih untukmu
Diana Diana kekasihku
Bilang pada orang tuamu
Cincin yang permata jeli itu
Tanda cinta kasih untukmu

Koes Plus - Muda mudi

Muda mudi jaman sekarang
Pergaulan bebas nian
Tiada lagi orang yang melarang
Tapi sayang banyak salah jalan

La la la, lalalala la la..
La la la, lalalala la la..
La la la, lalalala la la..
Tapi sayang banyak salah jalan

Tiada lagi orang yang melarang
Tapi sayang banyak salah jalan

Muda mudi jaman sekarang
Pergaulan bebas nian
Tiada lagi orang yang melarang
Tapi sayang banyak salah jalan

La la la, lalalala la la..
La la la, lalalala la la..
La la la, lalalala la la..
Tapi sayang banyak salah jalan

Muda mudi jaman sekarang
Pergaulan bebas nian
Tiada lagi orang yang melarang
Tapi sayang banyak salah jalan
Tapi sayang banyak salah jalan

Bob Tutupoli - Tinggi gunung seribu janji

Memang lidah tak bertulang
Tak terbatas kata-kata
Tinggi gunung s’ribu janji
Lain di bibir lain di hati

Aku pergi takkan lama
Hanya satu hari saja
S’ribu tahun tak lama
Hanya sekejap saja
Kita kan berjumpa pulang

Memang lidah tak bertulang
Tak terbatas kata-kata
Tinggi gunung s’ribu janji
Lain di bibir lain di hati

Aku pergi takkan lama
Hanya satu hari saja
S’ribu tahun tak lama
Hanya sekejap saja
Kita kan berjumpa pulang..

Bob Tutupoli - Kerinduan

Di dalam hatiku menangis
Bila ku mengenang dirimu sayang
Kini jauh sudah harapan hati
Selama ini ku rindu

Tiada belai kasih sayangmu
Tiada senyum yang manis lagi
Berat masalah hatiku kini
Tanpa dirimu di sisiku

Kini ku mengenang dirimu
Aku gelisah selalu
Jangan kau lupakan diriku
Berita ku harap darimu

Tiada belai kasih sayangmu
Tiada senyum yang manis lagi
Berat masalah hatiku kini
Tanpa dirimu di sisiku

Kini ku mengenang dirimu
Aku gelisah selalu
Jangan kau lupakan diriku
Berita ku harap darimu
Oh kini ku mengenang dirimu
Aku gelisah selalu
Jangan kau lupakan diriku
Berita ku harap darimu
Kini ku mengenang dirimu
Aku gelisah selalu
Jangan kau lupakan diriku
Berita ku harap darimu

Bob Tutupoli - Tanpa cinta

(Adalah suatu kebohongan
Bila orang berkata
Bahwa dia dapat hidup tanpa cinta.
Cinta adalah kenikmatan,
Cinta adalah segala-galanya.
Dan aku, adalah satu diantara
Sekian juta pendamba cinta)

Bagaikan tumbuhan tak pernah tersirami
Lunglai tampak lesu dan tak berseri
Hidup pun tak pantas, mati pun tak mau
Bagi ku cinta segala-galanya

Tanpa cinta hidup ku hampa
Dan tiada berarti
Tanpa kekasih ku merasa
Sunyi sepi

Ku ingin cinta kasih
Tak pernah lepas dari
hidup ku dalam dunia
ini..

(kalau cinta itu pergi
Aku akan mencari
Cinta yang lain.
Dan andaikan cinta yang lain itu pergi,
Dan aku pun akan terus pergi
Mencari cinta yang lain lagi)

Tanpa cinta hidup ku hampa
Dan tiada berarti
Tanpa kekasih ku merasa
Sunyi sepi

Ku ingin cinta kasih
Tak pernah lepas dari
hidup ku dalam dunia
ini..
Ku ingin cinta kasih
Tak pernah lepas dari
hidup ku dalam dunia
ini..

Koes Plus - Manis dan sayang

Tersenyum dianya padaku
Manis.. manis.. manis..
Ku belai rambutnya yang hitam
Sayang.. sayang.. sayang..

Alangkah senang hatiku
Bila ku dekat denganmu
Alangkah senang hatiku
Sayangku hanya untukmu

Ku ingin tamasya bersama
Jauh.. jauh.. jauh..
Melihat pemandangan alam
Indah.. indah.. indah..

Alangkah senang hatiku
Bila ku dekat denganmu
Alangkah senang hatiku
Sayangku hanya untukmu

Hetty Koes Endang - Hati lebur jadi debu

Titik-titik noda tertinggal di dalam dada
Guratan hatiku masih ada
Tergores di mata pahit kurasakan
Hari ini hati masih suka

Telah aku coba melupakan segalanya
Namun titik terang tiada datang
Langit makin kelam, luka makin parah
Hati ini hancur jadi debu

Hanya satu yang ku sayangi
Tiada terganti sampai saat ini
Hari-hari langit kelabu
Menutup hatiku serasa tak mati

Bukit kan ku daki laut pun ku seberangi
Agar dapat lupakan dirimu
Namun apa daya aku manusia
Gagal menghapus kenangan lama

Hanya satu yang ku sayangi
Tiada terganti sampai saat ini
Hari-hari langit kelabu
Menutup hatiku serasa tak mati

Bukit kan ku daki laut pun ku seberangi
Agar dapat lupakan dirimu
Namun apa daya aku manusia
Gagal menghapus kenangan lama

Hanya satu yang ku sayangi
Tiada terganti sampai saat ini
Hari-hari langit kelabu
Menutup hatiku serasa tak mati

Alfian - Lagu kesayangan

Lagu ini lagu kesayangan
Persembahanku padamu
Kekasihku sayang

Kini dikau pergi meninggalkan
Kenanganmu di dadaku
Tinggallah harapan

Namun lagu ini
Slalu ku nyanyikan
Membisikkan kesedihan

Kembalilah kepada ku sayang
Ataukah slalu ku kenang
Lagu kesayangan

Lagu ini lagu kesayangan
Persembahanku padamu
Kekasihku sayang

Kini dikau pergi meninggalkan
Kenanganmu di dadaku
Tinggallah harapan

Namun lagu ini
Slalu ku nyanyikan
Membisikkan kesedihan

Kembalilah kepada ku sayang
Ataukah slalu ku kenang
Lagu kesayangan

Hetty Koes Endang - Kemuning

Dihempas angin sepoi-sepoi
Harum mewangi bunga kemuning
Di puncak bukit yang sepi
Bagai tak akan pernah layu selamanya

Harum kemuning membangkitkan
Gairah cinta asmara bagi diriku
Bila ku ingat kepadamu
Hatiku akan selalu jatuh hati

Warnamu abadi
Ciptaan Ilahi
Dari dulu kala
Slalu menyepi

Di bukit itu kemuning mekar dan layu
Bergantian sepanjang masa
Harum abadi dan kekal
Bagai cintaku kepadamu oh sayangku

Warnamu abadi
Ciptaan Ilahi
Dari dulu kala
Slalu menyepi

Di bukit itu kemuning mekar dan layu
Bergantian sepanjang masa
Harum abadi dan kekal
Bagai cintaku kepadamu oh sayangku

Koes Plus - Kembali ke Jakarta

Disana rumahku
Dalam kabut biru
Hatiku sedih di hari minggu

Disana kasihku
Berdiri menunggu
Di batas waktu yang menentu

Ke Jakarta aku kan kembali
Walaupun apa yang kan terjadi
Ke Jakarta aku kan kembali
Walaupun apa yang kan terjadi

Pernah ku alami
Hidupku sendiri
Temanku pergi dan menjauhi

Tak mampu menanti
Ku harus mencari
Atau ku tiada di kenal lagi

Ke Jakarta aku kan kembali
Walaupun apa yang kan terjadi
Ke Jakarta aku kan kembali
Walaupun apa yang kan terjadi

Jakarta..
Jakarta..

Christine Panjaitan - Selamat jalan

Selamat jalan kekasih
Kemanapun engkau kan pergi
Doaku slalu menyertaimu

Selamat jalan sayangku
Esok lusa engkau kembali
Setia aku menanti dirimu

Bawalah aku serta
Dalam mimpimu
Rindukan saat kita ucapkan
Sumpah janji oh sayang

PadaMu Tuhan aku berdoa
Kuatkanlah hati ini
Semoga kami berdua abadi

Selamat jalan sayangku
Esok lusa engkau kembali
Setia aku menanti dirimu

Bawalah aku serta
Dalam mimpimu
Rindukan saat kita ucapkan
Sumpah janji oh sayang

D’lloyd - Untuk apa aku disini

Sayang untuk apa ku disini
Kalau cinta tak lagi untuk diriku
Katakanlah sejujurnya tiada guna kau berdusta
Biar batin ini tak tersiksa

Sayang ku coba melupakanmu
Bayanganmu ku hapus dalam anganku
Ku biarkan rindu ini kupadamkan cintaku
Walau perih terasa di hatiku

Rindu memang rindu s’lalu mengganggu
Sakit sungguh sakit luka di hati
Biar biarkanlah kini ku pergi
Sayang untuk apa ku disini

Oh sayang biarlah aku sendiri
Merenung di dalam kesepian hati
Dengan seribu impian dan sejuta harapan
Terlebur di dalam kehancuran

Rindu memang rindu s’lalu mengganggu
Sakit sungguh sakit luka di hati
Biar biarkanlah kini ku pergi
Sayang untuk apa ku disini

Oh sayang biarlah aku sendiri
Merenung di dalam kesepian hati
Dengan seribu impian dan sejuta harapan
Terlebur di dalam kehancuran

D’lloyd - Surat untukmu

Telah lebih setahun
Kita berpisah
Mungkin slama ini
Kau lupa kepadaku

Tapi kerinduan
Memaksa diriku
Untuk menulis
Surat ini kepadamu

Ingatkah kau
Pada seorang temanmu
Yang sering kau lihat
Di seberang rumahmu

Tapi bila kau lupa
Simpanlah surat itu
Sebagai kenangan kita dulu
Pernah bersama

Ingatkah kau
Pada seorang temanmu
Yang sering kau lihat
Di seberang rumahmu

Tapi bila kau lupa
Simpanlah surat itu
Sebagai kenangan kita dulu
Pernah bersama
Pernah bersama

Dewi Yull - Telaga sunyi

Di kala sang bulan purnama
Bersinar diatas telaga
Terdengar suara mendera
Melagukan balada tua

Kisah seorang putri
Yang telah patah hati
Lalu bunuh diri

Tenggelam di telaga sunyi
Bersama cintanya yang murni

Kisah seorang putrid
Yang telah patah hati
Lalu bunuh diri

Tenggelam di telaga sunyi
Bersama cintanya yang murni
Bersama cintanya yang murni
Bersama cintanya yang murni

Dewi Yull - Tiada lagi

Mana lagi kan ku pinta
Mana lagi kan ku punya
Tiada lagi kan ku harap
Darimu

Jauh di mata ku tahu
Dekat di hati kau tahu
Tapi kini kau lupakan
Janjimu

Jangan harap
Ku kembali untukmu lagi
Jangan harap
Ku datang lagi untukmu

Mana lagi kan ku pinta
Mana lagi kan ku punya
Tiada lagi yang ku harap
Darimu

Jangan harap
Ku kembali untukmu lagi
Jangan harap
Ku datang lagi untukmu

Mana lagi kan ku pinta
Mana lagi kan ku punya
Tiada lagi yang ku harap
Darimu

Christine Panjaitan - Jangan lagi sebut namaku

Usahlah kau tangisi
Usahlah kau sesali oh sayang
Kepergian diriku ini
Yang tiada mungkin lagi untuk bertemu

Tersenyumlah dirimu
Tertawalah hatimu oh sayang
Jangan kau tangisi lagi
Jangan kau sesali lagi nasib dirimu

Biarkanlah cinta berlalu
Yang ditelan layu

Jangan jangan jangan lagi
Jangan jangan jangan lagi
Kau sebut namaku
Biar biar biarkanlah
Biar biar biarkanlah
Berlalu…

Tersenyumlah dirimu
Tertawalah hatimu oh sayang
Jangan kau tangisi lagi
Jangan kau sesali lagi nasib dirimu

Biarkanlah cinta berlalu
Yang ditelan layu

Jangan jangan jangan lagi
Jangan jangan jangan lagi
Kau sebut namaku
Biar biar biarkanlah
Biar biar biarkanlah
Berlalu…

Meriam Bellina - Kerinduan

Berkali sudah
Kupendam kecewaku
Sering kau tinggalkan
Diriku sendiri

Kesetiaan ini
Bukannya sandiwara
Berkorban untukmu
Walau kadang kecewa

Tiap malam sendiri saja
Menunggu hingga malam berakhir sayang
Tiap kali bila ku tanya
Jawabmu hanya maaf di bibir saja
Mungkin harus lebih sabar
Menghadapi dirimu

Kesetiaan ini
Bukannya sandiwara
Berkorban untukmu
Walau kadang kecewa

Tiap malam sendiri saja
Menunggu hingga malam berakhir sayang
Tiap kali bila ku tanya
Jawabmu hanya maaf di bibir saja
Mungkin harus lebih sabar
Menghadapi dirimu
Mungkin harus lebih sabar
Menghadapi dirimu

Christine Panjaitan - Dia yang pernah ku cinta

Desir angin yang berhembus
Menerpa diriku pelan
Sejuk nian membuai lamunan
Terbawa daku dalam pesona bayangan wajahmu
Sampai kini, hari ini
Kau ku kenang

Kisah indah yang pernah kita nikmati
Suka duka yang pernah kita lalui
Tapi kini tak mungkin terulang lagi
Kini engkau t’lah milik yang lain

Oh Tuhan berikanlah petunjukMu
Ketabahan di hati ini
Agar dapat kulupakan dia yang pernah aku cinta
Semoga kan bahagia hidupnya

Walaupun kini kau t’lah jauh
Dari sisiku sayang
Hati ini masih milikmu
Saat kuucapkan semua janji setia ini
Sampai ini, hari ini
Kau kusayang

Kisah indah yang pernah kita nikmati
Suka duka yang pernah kita lalui
Tapi kini tak mungkin terulang lagi
Kini engkau t’lah milik yang lain

Oh Tuhan berikanlah petunjukMu
Ketabahan di hati ini
Agar dapat kulupakan dia yang pernah aku cinta
Semoga kan bahagia hidupnya
Semoga kan bahagia hidupnya

Alfian - Sebiduk di Sungai Musi

Terpesona aku melihat wajahnya
Tatkala aku duduk di dekatnya
Sebiduk seiring kali menyeberang
Berperahu ke seberang sungai Musi

Kan ku tegur ia
Namun hati enggan
Tak sabar hati ingin menyapanya
Tak segan-segan aku meliriknya
Sekilas nampak olehku senyumnya

Ombak pun datang
Perahu ku pun oleng
Tersentuhlah ia olehku

Terkejut tiba-tiba dia menolehku
Ku genggam tangannya halus mulus
Namun sayang seribu kali sayang
Sang biduk telah merapat ke pantai

Terpesona aku melihat wajahnya
Tatkala aku duduk di dekatnya
Sebiduk seiring kali menyeberang
Berperahu ke seberang sungai Musi

Kan ku tegur ia
Namun hati enggan
Tak sabar hati ingin menyapanya
Tak segan-segan aku meliriknya
Sekilas nampak olehku senyumnya

Ombak pun datang
Perahu ku pun oleng
Tersentuhlah ia olehku

Terkejut tiba-tiba dia menolehku
Ku genggam tangannya halus mulus
Namun sayang seribu kali sayang
Sang biduk telah merapat ke pantai

Alfian - Semalam di Cianjur

Kan ingat di dalam hatiku
Betapa indah semalam di Cianjur
Janji kasih yang tlah kau ucapkan
Penuh kenangan yang takkan terlupakan

Tapi sayang hanya semalam
Berat rasa perpisahan
Namunku telah berjanji
Di suatu waktu kita bertemu lagi

Tapi sayang hanya semalam
Berat rasa perpisahan
Namunku telah berjanji
Di suatu waktu kita bertemu lagi

Alfian - Senja di Kaimana

Kan ku ingat slalu
Kan ku kenang slalu
Senja indah
Senja di Kaimana

Seiring surya meredupkan sinar
Jika datang ke hati berdebar
Kau usapkan tangan halus mulus
Di luka nan parah penuh debu

Senja di Kaimana
Dan kasihmu dara
Dalam jiwa
Hingga akhir masa

Kan ku ingat slalu
Kan ku kenang slalu
Senja indah
Senja di Kaimana

Seiring surya meredupkan sinar
Jika datang ke hati berdebar
Kau usapkan tangan halus mulus
Di luka nan parah penuh debu

Senja di Kaimana
Dan kasihmu dara
Dalam jiwa
Hingga akhir masa
kan ku ingat senja di Kaimana

Tommy J Pisa - Biarkan aku menangis

Kemarin, kau masih bersamaku
Bercumbu dan merayu
Adakah hari esok untuk kita bercinta
Seperti yang telah kita lewati

Mengapa terlalu cepat kau pergi
Tinggalkan batu nisan
Kenyataan ini begitu memilukan
Ingin ku rasa turut serta

Tiada guna aku hidup begini
Tanpa belaian kekasih yang sangat kusayangi
Kepedihan yang kini kurasakan
Darimu yang mencintai aku

Kemarin, kau masih bersamaku
Bercumbu dan merayu
Adakah hari esok untuk kita bercinta
Seperti yang telah kita lewati

Biarlah kurelakan kau pergi
Tinggalkan derita bersamaku
Ku doakan kau bahagia disisiNya
Sementara biarkan aku menangis

Tiada guna aku hidup begini
Tanpa belaian kekasih yang sangat kusayangi
Kepedihan yang kini kurasakan
Darimu yang mencintai aku

Tiada guna aku hidup begini
Tanpa kekasih yang sangat kusayangi
Kepedihan yang kini kurasakan
Darimu yang mencintai aku

Tiada guna aku hidup begini
Tanpa belaian kekasih yang sangat kusayangi
Kepedihan yang kini kurasakan
Darimu yang mencintai aku
Darimu yang mencintai aku

Tommy J Pisa - Di batas kota ini

Di batas kota ini ku menatap wajahmu
Perpisahan ini membuat luka di hati
Ingin ku berlari namun tak kuasa diriku
Engkau menangis dalam pelukanku

Sendiri kau terpaku melepas kepergianku
Air mataku berlinang
Membasahi pipi
Seakan kau sesali perpisahan ini

Janganlah kau sesali
Janganlah kau tangisi
Aku pergi untuk kembali lagi
Hapuslah air matamu
Hapus luka hatimu
Nantikan aku di batas kota ini

Pelabuhan jadi saksi
Dermaga tua menanti
Disaat engkau berjanji
Tuk kembali lagi
Di pelabuhan Belawan
Kulepas dirimu kasih
Kuharap engkau kembali untukku lagi

Sendiri kau terpaku melepas kepergianku
Air mataku berlinang
Membasahi pipi
Seakan kau sesali perpisahan ini

Janganlah kau sesali
Janganlah kau tangisi
Aku pergi untuk kembali lagi
Hapuslah air matamu
Hapus luka hatimu
Nantikan aku di batas kota ini

Pelabuhan jadi saksi
Dermaga tua menanti
Disaat engkau berjanji
Tuk kembali lagi
Di pelabuhan Belawan
Kulepas dirimu kasih
Kuharap engkau kembali untukku lagi

Janganlah kau sesali
Janganlah kau tangisi
Aku pergi untuk kembali lagi
Hapuslah air matamu
Hapus luka hatimu
Nantikan aku di batas kota ini…

Tommy J Pisa - Masih ada cinta

Sejak kau katakan luka di hatimu
Terasa ada getar di jantung hati ini
Lembutnya senyummu serta sendu tatapanmu
Bangkitkan gairah cinta di dada
Ku tak berdaya

Ku ingin menepis luka hatimu itu
Dengan cinta suci yang ada dalam hatiku
Namun ku sadari tiada arti anganku
Ku tahu hatimu masih terluka
Karena cinta

Masihkah ada, masihkah ada
Di dalam hatimu ini
Getaran cinta, getaran cinta
Rindu seperti dahulu
Sering ku hanyut dalam pesona bayangmu
Mungkinkah cinta kita bersatu lagi

Semakin jauh ku berlari darimu
Kurasakan rindu di dada kian membara
Cinta di hatiku jelas terukir merah
Dan takkan hilang walau sampai nanti

Ku ingin menepis luka hatimu itu
Dengan cinta suci yang ada dalam hatiku
Namun ku sadari tiada arti anganku
Ku tahu hatimu masih terluka
Karena cinta

Masihkah ada, masihkah ada
Di dalam hatimu ini
Getaran cinta, getaran cinta
Rindu seperti dahulu
Sering ku hanyut dalam pesona bayangmu
Mungkinkah cinta kita bersatu lagi

Tiada arti disini aku sendiri
Menanti cinta tak setia
Biar kuraih bahagia bersamamu
Dalam kehangatan cinta

Masihkah ada, masihkah ada
Di dalam hatimu ini
Getaran cinta, getaran cinta
Rindu seperti dahulu
Sering ku hanyut dalam pesona bayangmu
Mungkinkah cinta kita bersatu lagi
Mungkinkah cinta kita bersatu lagi

The Mercys - Biarkan ku sendiri

Terlalu cepat kau tergoda kasihku
Terlalu cepat kau serahkan cintamu
Tak dapat lagi ku maafkan salahmu
Sayang biar ku sendiri

Dalam malam kelam
Ku duduk sendiri
Tiada teman lagi
Tetes air mata
Tak terasa sudah
Membasahi pipi

Ku tak sangka kau berbuat begitu
Ku tak sangka malangnya nasibku
Apalah dayaku saat ini
Tuhan tolonglah hambaMu

Dalam malam kelam
Ku duduk sendiri
Tiada teman lagi
Tetes air mata
Tak terasa sudah
Membasahi pipi

Terlalu cepat kau tergoda kasihku
Terlalu cepat kau serahkan dirimu
Tak dapat lagi ku maafkan salahmu
Sayang biar ku sendiri

The Mercys - Usah kau harap

Usah kau kenang lagi sayang
Masa yang telah silam
Walau derita
Akan menimpa

Usah kau harap lagi sayang
Cintaku telah hilang
Anggaplah itu
Mimpi di hari siang

Sejak engkau dusta padaku
Kau punya yang baru
Walau engkau katakan “bukan”
Hatiku telah beku

Usah kau kenang lagi sayang
Masa yang telah silam
Walau derita
Akan menimpa

Sejak engkau dusta padaku
Kau punya yang baru
Walau engkau katakan “bukan”
Hatiku telah beku

Usah kau kenang lagi sayang
Masa yang telah silam
Walau derita
Akan menimpa

Usah kau harap lagi sayang
Cintaku telah hilang
Anggaplah itu
Mimpi di hari siang

The Mercys - Dalam kerinduan

Telah lama kau tinggal sayang
Telah lama kau pergi sayang
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu

Betapa sedih rasa di hati
Yang ku nanti tiada kembali
Haruskah ku hidup sendiri
Tanpa kawan lagi

Dalam kerinduan
Ku menanti, sayang
Dalam kerinduan
Hatiku..

Dalam kerinduan
Ku menanti, sayang
Dalam kerinduan
Hatiku..

Telah lama kau tinggal sayang
Telah lama kau pergi sayang
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu

The Mercys - Kisah seorang pramuria

Mengapa di dunia ini
Selalu menertawai
Hidupku yang hina ini
Berteman dengan seorang gadis

Mengapa semua manusia
Menghina kehidupannya
Mencari nafkah hidupnya
Sbagai seorang pramuria

Semua itu tiada arti bagiku
Ku anggap sbagai penguji imanku
Kiranya Tuhan jadi saksi hidupku
Betapa sucinya, jalinan cintaku

Walaupun hinaan ini
Ditujukan pada diriku
Namun ku slalu tersenyum
Karna cintaku suci padanya

Semua itu tiada arti bagiku
Ku anggap sbagai penguji imanku
Kiranya Tuhan jadi saksi hidupku
Betapa sucinya, jalinan cintaku

Mengapa semua manusia
Menghina kehidupannya
Namun ku slalu tersenyum
Karna cintaku suci padanya
Namun ku slalu tersenyum
Karna cintaku suci padanya

The Mercys - Hidupku sunyi

Bila hari telah senja
Malam haripun tiba
Hidupku yang sendiri
Sunyi

Bila senja berlalu
Hati terasa pilu
Hidupku yang sendiri
Sunyi

Mengapa dikau bertanya
Mengapa ku harus bersedih
Hidupku hanya untukmu
Sayang.. sayang

Bila hari telah senja
Malam haripun tiba
Hidupku yang sendiri
Sunyi

Mengapa dikau bertanya
Mengapa ku harus bersedih
Hidupku hanya untukmu
Sayang.. sayang

Bila hari telah senja
Malam haripun tiba
Hidupku yang sendiri
Sunyi
Hidupku yang sendiri
Sunyi

The Mercys - Ayah

Dimana, akan ku cari
Aku menangis seorang diri
Hatiku slalu ingin bertemu
Untukmu aku bernyayi

Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata
Di pipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam
Mimpi..

Lihatlah, hari berganti
Namun tiada seindah dulu
Datanglah, aku ingin bertemu
Untukmu, aku bernyanyi

Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata
Di pipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam
Mimpi..

Dewi Yull - Setangkai anggrek bulan

Setangkai anggrek bulan
Yang hampir gugur layu
Kini segar kembali
Entah mengapa

Bunga anggrek yang kusayang
Kini tersenyum berdendang
Bila engkau butuhkan
Matahari kan bersinar lagi

Hatiku untukmu
Hanyalah untukmu
Kuserahkan
Ku dambakan

Dirimu kasihku
Permata hatiku
Kubayangkan
Di setiap waktu

Bagai embun pagi hari
Bunga-bunga segar lagi
Berkembang harapan hati
Hari bahagia menanti

Hatiku untukmu
Hanyalah untukmu
Kuserahkan
Ku dambakan

Dirimu kasihku
Permata hatiku
Kubayangkan
Di setiap waktu

Bagai embun pagi hari
Bunga-bunga segar lagi
Berkembang harapan hati
Hari bahagia menanti
Hari bahagia menanti

Ratih Purwasih - Senja di batas kota

Senja di batas kota
Slalu teringat padamu
Saat kita kan berpisah
Entah untuk berapa lama

Walau senja tlah berganti
Wajahmu slalu terbayang
Waktu engkau kulepaskan
Berdebar hati di dada

Tiada dapat kulupakan
Peristiwa kisah ini
Engkau di seberang sana
Menunaikan tugasmu

Senja di batas kota
Terlukis di dalam kalbu
Hanya bila kan kembali
Hidupku kan bahagia

Tiada dapat kulupakan
Peristiwa kisah ini
Engkau di seberang sana
Menunaikan tugasmu

Senja di batas kota
Terlukis di dalam kalbu
Hanya bila kan kembali
Hidupku akan bahagia
Hidupku akan bahagia

Dewi Yull - Kau bukan dirimu

Mimpikah diriku
Melihat dirimu
Walau kau berada
Dekat di sisiku
Namun terasa jauh

Dimana ceria
Ciri khas dirimu
Dimana candamu
Dimana manjamu
Yang ku suka darimu

Kau bukan dirimu lagi
Kau bukan yang dulu lagi
Dimana cintamu sayang
Dimana kasihmu

Ku lihat dari wajahmu
Cara menghias rindumu
Kini ku sadari sayang
Kau bukan dirimu

[Semua tlah berlalu sayang
Ku bukan yang dulu lagi]
Kini ku sadari sayang
Kau bukan dirimu

Mimpikah diriku
Melihat dirimu
Walau kau berada
Dekat di sisiku
Namun terasa jauh

Dimana ceria
Ciri khas dirimu
Dimana candamu
Dimana manjamu
Yang ku suka darimu

Kau bukan dirimu lagi
Kau bukan yang dulu lagi
Dimana cintamu sayang
Dimana kasihmu

Ku lihat dari wajahmu
Cara menghias rindumu
Kini ku sadari sayang
Kau bukan milikku
Kini ku sadari sayang
Kau bukan dirimu

Dewi Yull - Kini baru kau rasa

Ku anggap cinta
Hanya sandiwara
Hanya tawa dan canda
Hanya perih merana
Nanti juga kan sirna

Kini kau rasa
Pahit pedihnya cinta
Mengapa kau lepaskan
Kini jadi sesalan
Kasih kita dulu

Kini kau selusuri
Jalan-jalan memori
Kau harapkan bertemu
Kekasih yang kau rindu

Tiada bisa kau lupa..
Wajah dan senyumannya
Smakin lama kau coba
Melupakan dirinya
S’makin dalam kau rasa

Bukit berbunga
Menyusur berdua
Kau selalu kesana
Seakan dia disana
Menantikan dirimu

Terbayang-bayang
Manis dalam kenangan
Kini baru kau rasa
Kasih tiada duanya
Cinta tiada taranya

Kini kau selusuri
Jalan-jalan memori
Kau harapkan bertemu
Kekasih yang kau rindu

Tiada bisa kau lupa..
Wajah dan senyumannya
Smakin lama kau coba
Melupakan dirinya
S’makin dalam kau rasa
Smakin lama kau coba
Melupakan dirinya
S’makin dalam kau rasa

Dewi Yull - Jangan ada dusta diantara kita

Ketika pertama ku jumpa denganmu
Bukankah pernah ku tanyakan padamu
Kasih..
Jangan kecewakan kepada diriku
Akan menyesalkah hidup denganku
Nanti..

Memang kau bukan yang pertama bagiku
Pernah satu hati mengisi hidupku
Dulu..
Dan kini semua kau katakan padaku
Jangan ada dusta diantara kita
Kasih..

Semua terserah padamu
Aku begini adanya
Ku hormati keputusanmu
Apapun yang akan kau katakan
Sebelum terlanjur kita jauh berangkat
Tolong katakan saja

(Kasih, apapun yang ada di dirimu,
Aku akan selalu sayang padamu)

Memang kau bukan yang pertama bagiku
Pernah satu hati mengisi hidupku
Dulu..
Dan kini semua kau katakan padaku
Jangan ada dusta diantara kita
Kasih..

Aku begini adanya
Ku hormati keputusanmu
Apapun..
Kau katakan

Semua terserah padamu
Aku begini adanya
Ku hormati keputusanmu
Apapun yang akan kau katakan

Sebelum terlanjur kita jauh melangkah
Kau katakan saja

Dewi Yull - Dalam kerinduan

Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu, padamu

Telah lama kau tinggal sayang
Telah lama kau pergi sayang
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu

Betapa sedih rasa dihati
Yang kunanti tiada kembali
Haruskah ku hidup sendiri
Tanpa kawan lagi

Dalam kerinduan
Ku menanti sayang
Dalam kerinduan
Hatiku

Dalam kerinduan
Ku menanti sayang
Dalam kerinduan
Hatiku

Telah lama kau tinggal sayang
Telah lama kau pergi sayang
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu

Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu
Oh sayang..

Ratih Purwasih - Mutiara yang hilang

Lama sudah aku mencari
Ketenangan di dalam diri
Atau tempat tautan hati
Slama ku sendiri

Dikala mutiara
Yang lama kucari sekarang berjumpa
Mutiara yang hilang
Hanyalah kiasan tapi dikau orangnya

Kini aku telah bertemu
Dia yang tlah lama kucari
Mutiara yang hilang dulu
Jumpa.. lagi..

Dikala mutiara
Yang lama kucari sekarang berjumpa
Mutiara yang hilang
Hanyalah kiasan tapi dikau orangnya

Kini aku telah bertemu
Dia yang tlah lama kucari
Mutiara yang hilang dulu
Jumpa.. lagi..

Ratih Purwasih - Bunga Flamboyan

Seindah cinta yang pernah kurasakan
Begitu juga kemesraan wajahnya
Bunga flamboyan ganti dirimu
Yang kini tiada lagi

Bunga flamboyan yang tumbuh di halaman
Terjalin indah menemani hidupku
Tak ingin lagi aku berpisah
Walau hanya sekejap saja

Bila kau ingin datang kembali
Seperti pertama bertemu
Tak jua
Aku melepaskan

Bunga flamboyan yang tumbuh di halaman
Terjalin indah menemani hidupku
Biarpun layu kau kusayangi
Seperti cintaku padamu

Bunga flamboyan yang tumbuh di halaman
Terjalin indah menemani hidupku
Tak ingin lagi aku berpisah
Walau hanya sekejap saja

Bila kau ingin datang kembali
Seperti pertama bertemu
Tak jua
Aku melepaskan

Bunga flamboyan yang tumbuh di halaman
Terjalin indah menemani hidupku
Biarpun layu kau kusayangi
Seperti cintaku padamu

Ratih Purwasih - Hitam putih

Hitam putih fotomu
Dalam album kenangan
Kusimpan selalu
Ku kenang kembali kala rindu

Bila biru belum berat
Sebiru langit disana
Selembut rindumu
Sebiru rinduku kelabu

Masih ada yang tertinggal
Disini dimataku
Selendang biru darimu
Hadiah ulang tahunku

Kita pernah bertemu
Walau hanya sewindu
Tak ingin mengasih
Membawa kau pergi dariku

Biar biarlah sepi
Hari-hariku tanpa kamu lagi
Biar biarku cari
Jalan hidupku tanpa kamu lagi

Kuyakin di sela hari-hari
Pasti masih tertinggal disana
Cinta untukku ‘yang’ jangan bersedih
Hari masih masih berganti
‘Yang’ jangan bersedih
Cinta masih bersemi
‘Yang’ jangan bersedih
Yang lalu biar berlalu

Hitam putih fotomu
Masih ada disini
Kusimpan selalu
Kupandang selalu kala rindu

Biar biarlah sepi
Hari-hariku tanpa kamu lagi
Biar biarku cari
Jalan hidupku tanpa kamu lagi

Yuni Shara - Nostalgia SMA

Kau bercanda lucunya
Yang lainpun tertawa
Seakan saja cerita dan canda kita
Tiada habisnya

Ada yang saling cinta
Bermesra di sekolah
Slalu berdua berjalan
Di sela-sela rumput sekolah kita
Oh indahnya

Nostalgia SMA kita
Indah lucu banyak cerita
Masa-masa remaja ceria
Masa paling indah
Nostalgia SMA kita
Takkan hilang begitu saja
Walau kini kita berdua
Menyusuri cinta

Nostalgia SMA kita
Indah lucu banyak cerita
Masa-masa remaja ceria
Masa paling indah
Nostalgia SMA kita
Takkan hilang begitu saja
Walau kini kita berdua
Menyusuri cinta

Dian Piesesha - Satukan hati kami

Disini setahun yang lalu
Menyatu hatiku dan hatimu
Tanpa janji-janji tanpa kemesraan
Kau diam aku pun membisu

Kau pergi dalam cita-cita
Ke kota yang jauh disana
Pasrah sudah hati, hanya doa restu
Ku tunggu dengan sabar hati

Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang kusayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang ku sayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya

Kau pergi dalam cita-cita
Ke kota yang jauh disana
Pasrah sudah hati, hanya doa restu
Ku tunggu dengan sabar hati

Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang kusayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya
Siang malam hanya doa yang ku panjatkan
Tuhan lindungilah dia yang kusayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya, selamanya

Yuni Shara - Bukit berbunga

Di bukit indah berbunga
Kau mengajak aku kesana
Mewarna alam sekitarnya
Karna senja tlah tiba
Mentari tenggelam di bumi yang biru
Langit merah berwarna sendu

Kita pun turun bersama
Melintasi jalan setapak
Tanganmu kau peluki buat
Membawa aku merangkai

Tak lupa aku kau beri
Bunga warna ungu
Lalu kau selipkan di rambutku

Bukit berbunga
Bukit yang indah
Disana kita saling tatap berdua
Memadu cinta
Bukit berbunga
Tempat yang indah
Disana kita slalu datang berdua
Di bukit berbunga

Kita pun turun bersama
Melintasi jalan setapak
Tanganmu kau peluki buat
Membawa aku melangkah

Tak lupa aku kau beri
Bunga warna ungu
Lalu kau selipkan di rambutku

Bukit berbunga
Bukit yang indah
Disana kita saling tatap berdua
Memadu cinta
Bukit berbunga
Tempat yang indah
Disana kita slalu datang berdua
Di bukit berbunga

Bukit berbunga
Bukit yang indah
Disana kita slalu datang berdua
Memadu cinta
Bukit berbunga
Bukit yang indah
Disana kita slalu datang berdua
Di bukit berbunga
Di bukit berbunga

Panbers - Musafir

Tiada tujuannya kemana
Mata angin tak kau hiraukan
Ke barat kau melangkah
Ke timur juga kau tuju
Ke utara kau pergi
Ke selatan pun kau berlalu

Musafir..
Hidupmu bebas tiada ikatan
Musafir..
Berkelana sepanjang waktu
Musafir..
Apakah yang kau cari
Musafir..
Apakah arti hidupmu

Tiada sia mau kemana
Kau pergi sekehendak hati

Tiada tujuannya kemana
Mata angin tak kau hiraukan
Ke barat kau melangkah
Ke timur juga kau tuju
Ke utara kau pergi
Ke selatan pun kau berlalu

Musafir..
Hidupmu bebas tiada ikatan
Musafir..
Berkelana sepanjang waktu
Musafir..
Apakah yang kau cari
Musafir..
Apakah arti hidupmu

Musafir..
Hidupmu bebas tiada ikatan
Musafir..
Berkelana sepanjang waktu
Musafir..
Apakah yang kau cari
Musafir..
Apakah arti hidupmu

Panbers - Pilu

Pilu..
Rasa hatiku
Sejak kau
Tinggalkan aku

Pedih..
Hatiku pedih
Karena..
Kau tak kembali

Kini hanya bayanganmu
Melintas di mataku
Hanyalah wajahmu
Tak kulupa seumur hidupku

Oo sedih..
Hatiku sedih
Karena takkan kembali

Kini hanya bayanganmu
Melintas di mataku
Hanyalah wajahmu
Tak kulupa seumur hidupku

Oo sedih..
Hatiku sedih
Karena takkan kembali
Karena, takkan kembali

Obbie Messakh - Kau tercipta bukan untukku

Kamu bawa wajahmu
Kamu bawa namamu
Ku ingin tidur dan bermimpi
Malam ini

Disini kita wakili
Sendiri melintas sepi
Kusut masam rambut dan gaun malam
Ku tak peduli

Disana engkau berdua
Disini aku yang sendiri
Disana engkau bersenyum
Disini aku yang menangis

Jangankan untuk bertemu
Memandangmu saja sudah tak boleh
Apalagi bernyanyi bersama
Bagai dulu lagi
Jangankan saja mengirim surat
Menitip salam pun sudah tak boleh
Ternyata memang kau tercipta
Bukan untukku

Akan ku simpan wajahmu
Kan ku ukir namamu
Kan ku buktikan
Kesetiaanku padamu
Biarlah disini sendiri
Merajut hari-hari
Bukankah esok atau lusa
Mati pun aku sendiri

Jangankan untuk bertemu
Memandangmu saja sudah tak boleh
Apalagi bernyanyi bersama
Bagai dulu lagi
Jangankan saja mengirim surat
Menitip salam pun sudah tak boleh
Ternyata memang kau tercipta
Bukan untukku

Akan ku simpan wajahmu
Kan ku ukir namamu
Kan ku buktikan
Kesetiaanku padamu
Biarlah disini sendiri
Merajut hari-hari
Bukankah esok atau lusa
Mati pun aku sendiri

Panbers - Gereja tua

Masihkah kau ingat waktu di desa
Bercanda bersama di samping gereja
Kala itu kita masih remaja
Yang polos hatinya bercerita

Waktu kini tlah lama berlalu
Sudah sepuluh tahun tak bertemu
Entah dimana kini kau berada
Tak tahu dimana rimbanya

Hanya satu yang tak terlupakan
Kala senja di gereja tua
Waktu itu hujan rintik-rintik
Kita berteduh di bawah atapnya

Kita berdiri begitu rapat
Hingga suasana begitu hangat
Tanganmu ku pegang erat-erat
Kenangan itu selalu ku ingat

Waktu kini tlah lama berlalu
Sudah sepuluh tahun tak bertemu
Entah dimana kini kau berada
Tak tahu dimana rimbanya

Hanya satu yang tak terlupakan
Kala senja di gereja tua
Waktu itu hujan rintik-rintik
Kita berteduh di bawah atapnya

Biarpun saat ini kau tlah berdua
Itu bukanlah kesalahanmu
Ku hanya ingin bertemu
Bila bertemu puaslah hatiku
Bila bertemu puas.. lah hatiku

Ria Angelina - Symphoni rindu

Ku dengar symphoni disana
Mengalun sendu pilu terasa
Senada gelisahku yang kian mencekam
Seiring datang gerimis pelan

Tangisku pun tersendat pilu
Tiada kau yang masih ku dambakan
Disini dipembaringan aku menunggu
Menanti sampai akhir hidup ini

Dihatiku tiada yang lain selain dirimu
Kau pelita hidupku
Dihatiku hanya kau kasih yang merenggutku
Kau tumpuan harapan yang terakhir

Ku dengar symphoni disana
Mengalun sendu pilu terasa
Senada gelisahku yang kian mencekam
Seiring datang gerimis pelan

Tangisku pun tersendat pilu
Tiada kau yang masih ku dambakan
Disini dipembaringan aku menunggu
Menanti sampai akhir hidup ini

Dihatiku tiada yang lain selain dirimu
Kau pelita hidupku
Dihatiku hanya kau kasih yang merenggutku
Kau tumpuan harapan yang terakhir
Dihatiku tiada yang lain selain dirimu
Kau pelita hidupku
Dihatiku hanya kau kasih yang merenggutku
Kau tumpuan harapan yang terakhir

Nia Daniaty - Tikar merah

Bunda bolehkah aku berbaring disisimu
Ingin ku tuangkan rasa
Yang kian meronta di dada
Sekian lamanya sudah
Tak pernah ku rasakan
Kasih sayang
Setiap malam sendiri
Tiada yang mau menemani

Bunda, masih adakah lagi tikar merah
Yang dulu sering engkau gelarkan
Menidurkan anakmu
Bunda, masih ingatkah engkau kepadaku
Aku rindu dan kesepian
Malam ini

Bunda, dimana akan ku cari penggantimu
Inginnya aku berlalu
Mencari kekasih yang abadi
Sekian lama menanti
Mengharapkan dirimu kan kembali
Tapi tak pernah ku tahu
Dimana dirimu bersembunyi

Bunda, masih adakah lagi tikar merah
Yang dulu sering engkau gelarkan
Menidurkan anakmu
Bunda, masih ingatkah engkau kepadaku
Aku rindu dan kesepian
Malam ini

Nia Daniaty - Semua palsu

Kau bagaikan burung
Yang bebas terbang melayang
Kau bagaikan layang-layang
Yang putus talinya

Sukakah hatimu
Marah padaku
Tiada kau tahu
Sakitnya hatiku

Engkau datang dan pergi
Aku tak tahu
Sering aku menangis
Engkau pun tak mau tahu

Untuk apa dulu engkau pinang diriku
Kau seringkali sudah engkau mendustaiku
Mana janjimu mana sumpahmu
Tiada ku sangka semuanya palsu

Engkau datang dan pergi
Aku tak tahu
Sering aku menangis
Engkau pun tak mau tahu

Untuk apa dulu engkau pinang diriku
Kau seringkali sudah engkau mendustaiku
Mana janjimu mana sumpahmu
Tiada ku sangka semuanya palsu
Tiada ku sangka, semuanya palsu

Nia Daniaty - Tak ingin seperti dia

Bagai petir di siang hari
Tiba-tiba ku lihat dirimu
Sedang berjalan mesra
Dengan seorang wanita
Dengan dia teman karibku

Tiada angin tiada hujan
Tiba-tiba memutus cinta
Sungguh aku tak tahu
Apa salah dosaku
Dikala kau khianati cintaku

Ku tak ingin punya kasih seperti dia
Ku tak ingin punya kasih pandai berdusta
Ku tak ingin punya teman seperti dia
Ku tak ingin punya teman yang tak setia

Ku ingin menjadi pengganti dirinya
Tiada wanita seperti dirimu

Tiada angin tiada hujan
Tiba-tiba memutus cinta
Sungguh aku tak tahu
Apa salah dosaku
Dikala kau khianati cintaku

Ku tak ingin punya kasih seperti dia
Ku tak ingin punya kasih pandai berdusta
Ku tak ingin punya teman seperti dia
Ku tak ingin punya teman yang tak setia

Ku tak ingin punya kasih seperti dia
Ku tak ingin punya kasih pandai berdusta
Ku tak ingin punya teman seperti dia
Ku tak ingin punya teman yang tak setia

Ria Angelina - Hanya sebatas angan

Janganlah tumpah
Jangan kau tumpah air matamu
Hanya karna kita
Dipisahkan oleh keadaan

Bukan salahmu bukan salahmu
Bukan salahmu
Aku ditakdirkan bukan untuk
Hidup bersamamu

Jauh dimata jauh disana
Engkau berada
Ku usap dada ini
Tak kuasa aku memandangmu
Harum rambutmu
Harum tanganmu masih terasa
Ku usap dada ini
Sebab engkau tak sendiri lagi

Bukan salahmu bukan salahmu
Bukan salahmu
Aku ditakdirkan bukan untuk
Hidup bersamamu

Jauh dimata jauh disana
Engkau berada
Ku usap dada ini
Tak kuasa aku memandangmu
Harum rambutmu
Harum tanganmu masih terasa
Ku usap dada ini
Sebab engkau tak sendiri lagi
Ku usap dada ini
Sebab engkau tak sendiri lagi

Ria Angelina - Biasanya kau berterus terang

Biasanya kau berterus terang
Biasanya kau tak pernah dusta
Tapi dimalam ini ada keraguan
Di hati..

Tak pernah curiga padamu
Tak pernah ada kebimbangan
Tapi dimalam ini
Tak sanggup ku pejamkan mata

Kemarin terakhir kali ku dengar
Kau masih memanggil sayang padaku
Kemarin malam kau masih hadir disini
Menemani diriku
Masih terasa hangatnya pelukan
Masih terasa manisnya cintamu
Tapi mengapa dimalam sunyi begini
Kau jauh dariku

Tak pernah curiga padamu
Tak pernah ada kebimbangan
Tapi dimalam ini
Tak sanggup ku pejamkan mata

Kemarin terakhir kali ku dengar
Kau masih memanggil sayang padaku
Kemarin malam kau masih hadir disini
Menemani diriku
Masih terasa hangatnya pelukan
Masih terasa manisnya cintamu
Tapi mengapa dimalam sunyi begini
Kau jauh dariku

Ria Angelina - Kau dan hatimu

Andai esok kau temukan
Seseorang pengganti diriku
Jangan jangan terulang kembali
Seperti engkau tinggalkan diriku
Tanpa alasan yang pasti

Sering sudah kecewanya hati ini melihatmu
Kau sengaja tanpa perasaan
Menggores luka dihati
Melihat aku menangis tersedu

Mudahnya kau berjanji
Semudah kupercaya
Sakit di dada ini
Sungguh perih

Manis yang kunikmati
Balut bersama duka
Bagai angin berhembus
Kau datang dan pergi dariku

Sering sudah kecewanya hati ini melihatmu
Kau sengaja tanpa perasaan
Menggores luka dihati
Melihat aku menangis tersedu

Mudahnya kau berjanji
Semudah kupercaya
Sakit di dada ini
Sungguh perih

Manis yang kunikmati
Balut bersama duka
Bagai angin berhembus
Kau datang dan pergi dariku
Bagai angin berhembus
Kau datang dan pergi dariku

Ria Angelina - Janganlah kau redupkan

Janganlah kau redupkan
Rindu di dalam hatimu
Janganlah kau akhiri kemesraan
Yang kita rasakan

Sebening mata air
Sebiru langit di sana
Setulus hati ini sejujurnya
Mengasihi dirimu

Kalau memang dalam hatimu
Keraguan masih kau simpan
Untuk apa kita disini
Masih bercinta
Kalau memang kita tak mungkin
Jadi satu untuk slamanya
Buat apa kita berjanji
Saling cinta

Sebening mata air
Sebiru langit di sana
Setulus hati ini sejujurnya
Mengasihi dirimu

Kalau memang dalam hatimu
Keraguan masih kau simpan
Untuk apa kita disini
Masih bercinta
Kalau memang kita tak mungkin
Jadi satu untuk slamanya
Buat apa kita berjanji
Saling cinta
Untuk apa kita disini
Masih bercinta

Ria Angelina - Masih mungkinkah kita berdua satu perahu

Setulus hati
Ingin ku tanya pada dirimu
Masihkah mungkin kita berdua
Satu perahu

Masihkah mungkin terbuka lagi
Pintu hatimu
Siang dan malam
Aku berdoa aku meminta

Seperti apa engkau ku coba menerimanya
Bila ternyata dirimu kini telah berdua
Tapi andaikan tiada yang lain dalam hatimu
Biarlah aku hadir disana seperti dulu

Setulus hati
Ingin ku tanya pada dirimu
Masihkah mungkin kita berdua
Satu perahu

Masihkah mungkin terbuka lagi
Pintu hatimu
Siang dan malam
Aku berdoa aku meminta

Seperti apa engkau ku coba menerimanya
Bila ternyata dirimu kini telah berdua
Tapi andaikan tiada yang lain dalam hatimu
Biarlah aku hadir disana seperti dulu
Biarlah aku hadir disana seperti dulu

Ria Angelina - Selingkuh

Harus bagaimankah diriku ini
Sesak terasa sesak terasa di dadaku
Tiada cukupkah kau buat ku begini
Tiada habisnya tiada puasnya kau berselingkuh

Manalah kuat ku mengekang kebebasanmu
Kubiarkan engkau pergi semau hatimu
Tapi akhirnya haruslah juga aku terima
Ternyata ada selingkuhannya menemani

Kalau benar tiada lagi jalan terbaik
Ijinkan aku biarkan aku berlalu darimu

Tiada cukupkah kau buat ku begini
Tiada habisnya tiada puasnya kau berselingkuh

Manalah kuat ku mengekang kebebasanmu
Kubiarkan engkau pergi semau hatimu
Tapi akhirnya haruslah juga aku terima
Ternyata ada selingkuhannya menemani

Kalau benar tiada lagi jalan terbaik
Ijinkan aku biarkan aku berlalu darimu
Tiada habisnya tiada puasnya kau berselingkuh

Ria Angelina - Kau begitu berarti

Masih adakah rindumu
Yang pernah aku rasakan
Ku ingin enngkau hadir
Saat ini dalam pelukanku

Masih adakah cintamu
Yang dulu begitu indah
Inginku dengar desah bisikmu
Saat bersamamu

Masih adakah maaf
Untuk kehadiranku
Masih adakah cinta
Yang tersisa dihatimu

Jauh aku berjalan
Dalam kesendirian
Akhirnya ku akui
Kau ternyata begitu berarti

Masih adakah cintamu
Yang dulu begitu indah
Inginku dengar desah bisikmu
Saat bersamamu

Masih adakah maaf
Untuk kehadiranku
Masih adakah cinta
Yang tersisa dihatimu

Jauh aku berjalan
Dalam kesendirian
Akhirnya ku akui
Kau ternyata begitu berarti
Akhirnya ku akui
Kau ternyata begitu berarti

Panbers - Terlambat sudah

Terlambat sudah kau datang padaku
Setelah ku dapatkan penggantimu
Kini hatiku tertutup untukmu
Cukup sudah penderitaanku

Mengapa dulu kau tinggalkan diriku
Tanpa pesan apapun padaku
Kala itu cintaku sedang tumbuh
Kau biarkan menjadi layu

Kini kau datang lagi padaku
Setelah kau siksa diriku
Terlambat sudah terlambat sudah
Semuanya tlah berlalu

Mengapa dulu kau tinggalkan diriku
Tanpa pesan apapun padaku
Kala itu cintaku sedang tumbuh
Kau biarkan menjadi layu

Kini kau datang lagi padaku
Setelah kau siksa diriku
Terlambat sudah terlambat sudah
Semuanya tlah berlalu
Terlambat sudah terlambat sudah
Semuanya tlah berlalu

Panbers - Hidup terkekang

Apakah ku tak boleh mengenal dunia ini
Haruskah daku hidup menyendiri
Sendiri dan menyepi

Apakah ku tak boleh mengenal kasih
Kasih sayang dari seseorang
Yang ku cintai

Hidup bagaikan seekor burung
Dalam sangkar yang terkekang
Biar sangkarku terbuat dari emas
Lebih baik ku hidup di hutan luas

Apakah ku tak boleh mengenal cinta
Haruskah daku hidup menyendiri
Sendiri dan menyepi

Oh, ku mau bebas
Bebas di ala mini
Bebas mencintai kasihku
Bebas mencintai kasihku
Bebas mencintai kasihku
Bebas mencintai kasihku

Diana Nasution - Tinggalkan aku

Ku tak ingin tak ingin kau kembali
Kepadaku sayang
Ku tak mungkin tak mungkin
Dapat lagi menyayangmu sayang
Tinggalkanlah daku sendiri

Usah lagi kau datang
Dan menangis di depanku sayang
Hatiku telah hancur dan berderai
Mana mungkin sayang
Tinggalkanlah daku sendiri

Apa yang kau harapkan
Apa yang kau inginkan dari diriku
Cintaku yang dahulu
Kini telah berlalu bersama angin
Bagaikan layang-layang yang melayang
Diatas sana sayang
Dan tak mungkin tak mungkin datang lagi
Di hatiku sayang
Tinggalkanlah daku sendiri..

Apa yang kau harapkan
Apa yang kau inginkan dari diriku
Cintaku yang dahulu
Kini telah berlalu bersama angin
Bagaikan layang-layang yang melayang
Diatas sana sayang
Dan tak mungkin tak mungkin datang lagi
Di hatiku sayang
Tinggalkanlah daku sendiri..

Diana Nasution - Tak ingin aku menangis

Tak mungkin lagi ku dapat bersamamu
Tak mungkin lagi aku mencintamu
Biarlah hujan pengganti air mataku
Tak ingin aku menangis karena dikau

Kurasa cinta tak mungkin di paksakan
Janganlah cinta hanya di bibir saja
Bukan sekali engkau sakitkan hati
Tak ingin aku menangis untuk cinta

Jangan pikir ku bersedih-sedih
Aku senang oh..
Hari-hariku bernyanyi-nyanyi
Aku senang oh..
Biarlah hujan pengganti
Air mataku

Kurasa cinta tak mungkin di paksakan
Janganlah cinta hanya di bibir saja
Bukan sekali engkau sakitkan hati
Tak ingin aku menangis untuk cinta

Jangan pikir ku bersedih-sedih
Aku senang oh..
Hari-hariku bernyanyi-nyanyi
Aku senang oh..
Biarlah hujan pengganti
Air mataku

Diana Nasution - Sendiri

Kini kau datang padaku
Dulu kau pergi kau tinggalkan daku
Jangan kau harapkan kembali
Biarkan diriku sendiri, sendiri..

Dulu kau cinta kau katakan sayang
Namun semua hanyalah bayangan
Jangan kau harapkan kembali
Biarkan diriku sendiri sendiri

Kasihku..
Sayangku..
Kau tahu
Betapa pilu hatiku

Jangan kau harapkan kembali
Biarkan diriku sendiri, sendiri..

Kasihku..
Sayangku..
Kau tahu
Betapa pilu hatiku

Kini kau datang kau datang padaku
Dulu kau pergi kau tinggalkan daku
Jangan kau harapkan kembali
Biarkan diriku sendiri, sendiri..
Sayangku.., sayangku..
Sayangku…

Diana Nasution - Sampai hatimu sayang

Ingin ku rasakan manisnya cinta
Dalam hidupku yang sunyi
Tapi tiada ku jumpa

Hanyalah air mata yang turun berderai
Pilu membasah hatiku
Sampai hatimu sayang

Mungkinkah lagi ku dapat bertemu
Dengan cinta yang sejati
Ataukah mungkin hanya kepalsuan
Yang sejati dalam dunia

Sakit ku rasakan pedihnya cinta
Kejam tak kenal siapa
Sampai hatimu sayang

Mungkinkah lagi ku dapat bertemu
Dengan cinta yang sejati
Ataukah mungkin hanya kepalsuan
Yang sejati dalam dunia

Sakit ku rasakan
Pedihnya cinta
Kejam tak kenal siapa
Sampai hatimu sayang
Sampai hatimu sayang

Iis Sugiarti - Kenangan di jalan

Di jalan ini setahun yang lalu
Di jalan ini kita pun bertemu
Mata beradu pandang hati yang bicara
Sepanjang jalan ini saksi kita berdua

Di malam ini aku lewat disini
Terbayang lagi kenangan manismu
Jalan kaki berdua sambil kau ucap kata
Manis kini tinggal cerita

Benci benci benci aku benci padamu
Rindu rindu rindu bila ingat memori
Benci benci benci aku benci padamu
Rindu rindu rindu aku ingin bertemu
Kapan-kapankah kita bersatu lagi
Di jalan ini aku tetap menanti

Di malam ini aku lewat disini
terbayang lagi kenangan manismu
Jalan kaki berdua sambil kau ucap kata
Manis kini tinggal cerita

Benci benci benci aku benci padamu
Rindu rindu rindu bila ingat memori
Benci benci benci aku benci padamu
Rindu rindu rindu aku ingin bertemu
Kapan-kapankah kita bersatu lagi
Di jalan ini aku tetap menanti

Iis Sugiarti - Pulangkan saja

Sebulan lagi kau bilang aku
Akan kau pinta pada ayah ibuku
Belum terdengar ditelingaku
Janji-janji itu

Dimusim hujan di akhir tahun
Akan kau bawa cincin berwarna biru
Gaun pengantin bersulam emas
Tanda ikatan cinta

Berbulan madu itu janji
Kepenghulu itu sumpahmu
Kini semua hanya cerita
Di bibirmu saja

Jangankan kepenghulu
Kau pinang pun itu tiada
Jangankan berbulan madu
Berkunjung pun sudah tak mau
Pulangkan saja cinta darimu
Pulangkan saja..
Sayang sakit hatiku kau dustai diriku

Dimusim hujan di akhir tahun
Hari yang indah hanya mimpi belaka
Mungkin sudah suratan engkau dan aku
Harus berpisah jua

Hancurlah sudah bunga cintaku
Bagai layang-layang putus talinya
Kini kau pergi tinggalkan aku
tanpa pamit padaku

Jangankan kepenghulu
Kau pinang pun itu tiada
Jangankan berbulan madu
Berkunjung pun sudah tak mau
Pulangkan saja cinta darimu
Pulangkan saja..
Sayang sakit hatiku kau dustai diriku

Iis Sugiarti - Sahabat pena

Ingin ku tatap wajahmu
Ingin ku jabat tanganmu
Slama ini kita hanya menumpahkan hati
Dalam surat cinta

Ingin ku dengar suaramu
Ingin ku belai rambutmu
Walau belum pernah jumpa
Kita berkenalan bersahabat pena

Dua tahun telah berlalu
Sejak surat yang pertama
Kini menumpuklah sudah
Surat dan cintamu

Jangan engkau ragu-ragu
Akan murninya cintaku
Walau kita berkenalan
Bersahabat pena lalu jatuh cinta

Dua tahun telah berlalu
Sejak surat yang pertama
Kini menumpuklah sudah
Surat dan cintamu

Jangan engkau ragu-ragu
Akan murninya cintaku
Walau kita berkenalan
Bersahabat pena lalu jatuh cinta

Iis Sugiarti - Jangan kau berharap

Janganlah kau harapkan lagi
Patah arang dapat sambung kembali
Jangan mencoba datang untuk merayu
Diriku

Tertutup sudah mata hati ini
Menjalin dengan asmara denganmu
Mungkin bahagia dapat kutemukan sendiri
Tanpa dirimu

Lepas.. bebas bagai burung-burung disana
Biar.. pergi jangan kau hiraukan lagi
Mungkin sudah nasibku harus begini
Sendiri lagi aku tak mau terulang lagi
Seperti dulu..

Terbang sudah yang dia janjikan
Kini ditelan arak-arak
Dengar saja kumbang disana
Seakan mengharapkan tertawa
Manalah mungkin hujan setahun sekali
Basahi bumi ini

Tertutup sudah mata hati ini
Menjalin dengan asmara denganmu
Mungkin bahagia dapat kutemukan sendiri
Tanpa dirimu

Lepas.. bebas bagai burung-burung disana
Biar.. pergi jangan kau hiraukan lagi
Mungkin sudah nasibku harus begini
Sendiri lagi aku tak mau terulang lagi
Seperti dulu..

Terbang sudah yang dia janjikan
Kini ditelan arak-arak
Dengar saja kumbang disana
Seakan mengharapkan tertawa
Manalah mungkin hujan setahun sekali
Basahi bumi ini

Iis Sugiarti - Disini aku menanti

Balasan suratmu kasih
Yang kau kirim dari seberang sana
Dalam kata-kata kau ucap aduh rindu
Seperti aku yang disini

Ku kan sabar selalu menanti
Gapailah cita-citamu kasih
Demi hari nanti janjimu dan janjiku
Selamanya kau dan aku satu

Biarlah di dalam mimpiku dan mimpimu
Kita bertemu saling melepas rindu
Biarlah di dalam mimpiku dan mimpimu
Kita bertemu saling melepas rindu

Kan ku simpan slalu rindumu
Takkan ku beri pada siapapun
Demi hari nanti cintamu dan cintaku
Disini aku mengenangmu

Ku kan sabar selalu menanti
Gapailah cita-citamu kasih
Demi hari nanti janjimu dan janjiku
Selamanya kau dan aku satu

Biarlah di dalam mimpiku dan mimpimu
Kita bertemu saling melepas rindu
Biarlah di dalam mimpiku dan mimpimu
Kita bertemu saling melepas rindu

Kan ku simpan slalu rindumu
Takkan ku beri pada siapapun
Demi hari nanti cintamu dan cintaku
Disini aku mengenangmu
Demi hari nanti cintamu dan cintaku
Disini aku mengenangmu

Iis Sugiarti - Sakitnya hati ini

Sakit hati ini
Kau buat begitu
Semula tiada ku sangka
Kau ada yang lain

Awal dari semua
Aku yang tak pernah tahu
Di depan mata ini
Kaulah segalanya

Bingkai indah penghias kamarku
Tak lagi indah dipandang mataku
Inikah pertanda akhir
Cerita kita

Cukup sudah air mata ini
Berderai jatuh menetes di pipi
Kau gores luka hati
Yang tulus menyayangmu
Cermin rias tolong kau jawablah
Mungkinkah aku tak pantas dengannya
Katakan saja akhir cerita kita

Awal dari semua
Aku yang tak pernah tahu
Di depan mata ini
Kaulah segalanya

Bingkai indah penghias kamarku
Tak lagi indah dipandang mataku
Inikah pertanda akhir
Cerita kita

Cukup sudah air mata ini
Berderai jatuh menetes di pipi
Kau gores luka hati
Yang tulus menyayangmu
Cermin rias tolong kau jawablah
Mungkinkah aku tak pantas dengannya
Katakan saja akhir cerita kita
Cermin rias tolong kau jawablah
Mungkinkah aku tak pantas dengannya
Katakan saja akhir cerita kita

Eddy Silitonga - Titik hujan

Titik-titik hujan rintik-rintik
Dingin-dingin sepoi angin dingin
Seorang gadis yang bersendiri
Tak hiraukan badannya menggigil

Titik-titik hujan rintik-rintik
Dingin-dingin sepoi angin dingin
Yang berkasih tertawa kecil
Berdekapan menghangatkan diri

Memandang entah apa dipandang
Menanti siapa yang dinanti
Memanggil tiada yang dipanggil
Menitik air mata kami

Titik-titik hujan rintik-rintik
Dingin-dingin sepoi angin dingin
Yang berkasih tertawa kecil
Berdekapan menghangatkan diri

Memandang entah apa dipandang
Menanti siapa yang dinanti
Memanggil tiada yang dipanggil
Menitik air mata kami

Memandang entah apa dipandang
Menanti siapa yang dinanti
Memanggil tiada yang dipanggil
Menitik air mata kami

Eddy Silitonga - Selamat tidur

Sayang selamat malam
Sayang selamat tidur
Sayang mimpi indah
Tentang kau dan aku

Panggil namaku sebelum tidur
Agar ku hadir dalam mimpimu
Kita kan terbang di atas awan
Berdua slalu berdua..

Sayang selamat malam
Sayang selamat tidur
Sayang mimpi indah
Tentang kau dan aku

Panggil namaku sebelum tidur
Agar ku hadir dalam mimpimu
Kita kan terbang di atas awan
Berdua slalu berdua..

Sayang selamat malam
Sayang selamat tidur
Sayang mimpi indah
Tentang kau dan aku

Sayang oh sayang..

Selamat tidur sayang..

Eddy Silitonga - Satu dia

Oh embun pagi
Mengapa rindu tak pernah hilang
Surya di siang
Ku nanti bila dia kan datang
Bulan dan bintang
Katakan padanya
Kurindu kunanti di tempat yang sama

Walau tiada tetap menyinta
Sehidup semati berdua
Janji mengikut satu asa
Jiwa ragaku ikut jua

Si kumbang jantan hidup di tengah-tengah hutan
Namun ku mencari bungaku tiada ada
Hai angin lalu jemputlah kasihku
Rinduku cintaku jangan sampai beku

Oh yang satu dia
Ku sayang dan kumanja
Oh yang satu dia
Ku sanjung dan ku puja
Oh yang satu dia…

Walau tiada tetap menyinta
Sehidup semati berdua
Janji mengikut satu asa
Jiwa ragaku ikut jua..

Si kumbang jantan hidup di tengah-tengah hutan
Namun ku mencari bungaku tiada ada
Hai angin lalu jemputlah kasihku
Rinduku cintaku jangan sampai beku

Oh yang satu dia
Ku sayang dan kumanja
Oh yang satu dia
Ku sanjung dan ku puja
Oh yang satu dia…

Eddy Silitonga - Rindu setengah mati

Ditahan-tahan ditahan sendiri
Ngikuti kemauan sendiri
Dan pura-pura tak mau lihat lagi
Tapi missesnya tak terkendali

Rindu aduh rindunya setengah mati
Aduh tak mau diajak kompromi
Rindu aduh rindunya setengah mati
Keluar masuk pintu buka tutup seribu kali

Gara-gara hati yang jatuh cinta
Badan jadi kurus sengsara
Gara-gara sok mau adu gengsi
Akibatnya rindu setengah mati

Ditahan-tahan ditahan sendiri
Ngikuti kemauan sendiri
Dan pura-pura tak mau lihat lagi
Tapi missis-nya tak terkendali

Rindu aduh rindunya setengah mati
Aduh tak mau diajak kompromi
Rindu aduh rindunya setengah mati
Keluar masuk pintu buka tutup seribu kali

Gara-gara hati yang jatuh cinta
Badan jadi kurus sengsara
Gara-gara sok mau adu gengsi
Akibatnya rindu setengah mati

Eddy Silitonga - Jatuh cinta

Jatuh cinta berjuta rasanya
Biar siang biar malam terbayang wajahnya
Jatuh cinta berjuta indahnya
Biar putih biar hitam manislah nampaknya


Dia jauh aku cemas hati rindu
Dia dekat aku senang tapi salah tingkah
Dia asyik aku pura-pura jual mahal
Biar diam aku cari perhatian
Oh repotnya


Jatuh cinta berjuta rasanya
Dipandang dibelai amboi rasanya
Jatuh cinta berjuta indahnya
Tertawa menangis karna jatuh cinta
Oh asyiknya


Dia jauh aku cemas hati rindu
Dia dekat aku senang tapi salah tingkah
Dia asyik aku pura-pura jual mahal
Biar diam aku cari perhatian
Oh repotnya


Jatuh cinta berjuta rasanya
Dipandang dibelai amboi rasanya
Jatuh cinta berjuta indahnya
Tertawa menangis karna jatuh cinta
Oh asyiknya
Oh asyiknya
Oh asyiknya